Tampilkan postingan dengan label Jejaring Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jejaring Sosial. Tampilkan semua postingan

Pengguna Twitter di Permudah Berbagi Foto dan Video

Posted by :campuran



Twitter kini semakin mempermudah pengguna berbagi file berupa foto dan video di dalamnya. Seperti apa?

Update yang baru dikeluarkan Twitter itu adalah tampilan video dan foto di profil pengguna, apabila dilakukan pencarian.

Kini apabila seseorang men-tweet foto, maka Anda bisa mengkliknya secara langsung dari hasil pencarian atau melalui halaman profil pengguna dan bisa melihat foto dengan ukuran lebih besar, tanpa harus pindah ke halaman lain.

Selain itu galeri media di Twitter kini juga sudah termasuk video yang sudah di-tweet pengguna sebelumnya.

Hal tersebut menandakan bahwa pengguna nanti bisa melihat di Media Gallery, video-video dari Vine, YouTube dan Vimeo, yang di-tweet oleh pengguna.

Source:Mashable.com
More about → Pengguna Twitter di Permudah Berbagi Foto dan Video

Inilah Instagram Versi Twitter

Posted by :campuran



Twitter kini memiliki fitur photo-filtering sendiri ala Instagram. Seperti apa?

Twitter pada hari Senin (10/12) menambahkan filter foto ke dalam layanannya, setelah mereka men-take-down tampilan Instagram di TL Twitter.

"Mulai hari ini, pengguna akan bisa meng-edit dan memasang langsung foto di Twitter," tulis pihak Twitter di postingan blog mereka.

"Setiap hari, jutaan orang mengakses Twitter untuk terhubung dengan lingkungan sekitar mereka dan ingin mengetahui apa yang terjadi di dunia," tambah mereka.

"Sebagai bentuk dari ekspresi diri, foto merupakan bagian yang penting dari pengalaman-pengalaman tersebut," ungkap pihak Twitter yang menggandeng startup Aviary untuk memperkuat fitur filter foto beserta efek-efeknya.

Source: nst.com
More about → Inilah Instagram Versi Twitter

Akun Pribadi Wakil PM Israel Dibobol Peretas

Posted by :campuran



Tidak hanya kelompok Anonymous yang melancarkan cyberwar ke Israel. Kelompok peretas lainnya juga turut bergabung, seperti ZCompanyHackingCrew. Mereka mengaku telah meretas berbagai akun pribadi milik Wakil PM Israel.

Berbagai akun pribadi seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, YouTube, email, hingga nomor kontak dan dukumen yang dimiliki Wakil Perdana Menteri Israel Silvan Shalom dibombardir kelompok peretas yang menamakan diri ZCompanyHackingCrew. Semua akun itu diretas dan diganti tampilannya dengan berbagai seruan pro-Palestina.

Bahkan dalam Twitter Wakil PM yang diretas itu, kelompok ZCompanyHackingCrew mem-posting kicauan berupa protes mengenai pertikaian yang mereka sebut sebagai 'perang yang keji dan pendudukan'.

"Siapa yang bisa membiarkan melihat kengerian, kematian anak-anak dan orang yang tidak bersalah mencoba melindungi tanah yang diduduki mereka?" demikian isi kicauan kelompok ini, seperti dilansir dari RussianToday.

Sebelumnya, kelompok peretas Anonymous juga melakukan serangkaian serangan terhadap Israel. Kelompok yang menyebut diri mereka sebagai hacktivist ini mengklaim telah menyerang 700 situs penting milik pemerintah negara zionis tersebut.

Bahkan kelompok peretas ini juga membeberkan 3.000 nama para penyandang dana pro-Israel dan mengumbar rahasia penting berupa informasi data pribadi 5.000 pejabat Israel.
More about → Akun Pribadi Wakil PM Israel Dibobol Peretas

Wow Twitter Merger dengan mixi

Posted by :campuran


Menghadapi kekuatan Facebook yang semakin membesar tiap saat, Twitter pun membutuhkan rekan untuk membantunya.

Twitter Inc. dan situs jejaring sosial terbesar Jepang, yakni mixi.Inc, menyatukan kekuatan mereka, demi menghadapi ekspansi Facebook yang kian membesar.

Untuk Twitter, kerjasama dengan jejaring sosial lokal itu akan mampu menghasilkan strategi baru, sebagaimana situs yang bermarkas di San Francisco tersebut sedang mencari pertumbuhan global yang signifikan.

Jepang merupakan pasar kedua terbesar Twitter setelah Amerika Serikat (AS).

Selain itu, Jepang merupakan negara pertama yang bahasanya dijadikan bahasa kedua setelah Inggris oleh Twitter. Pada April 2011, Twitter merekrut James Kondo di Jepang sebagai International Country Manager pertama mereka.

Kondo belum tahu apakah Twitter akan melakukan langkah kerjasama yang sama dengan perusahaan lokal di negara lain.

"Meskipun begitu, kami tetap teguh akan uji coba ini," ujar Kondo.

Aplikasi hasil merger mixi.Inc dengan Twitter di Jepang sudah diluncurkan, dengan memakai tema Natal.

Source: straitstimes.com
More about → Wow Twitter Merger dengan mixi

Inna lillahi.. Pendiri Pesaing Facebook Meninggal di Usia Muda

Posted by :campuran


Salah satu pendiri Diaspora, situs jejaring sosial yang masih berusia muda, Ilya Zhitomirskiy, meninggal dunia di usia 22 tahun.

Kabar duka ini mulai beredar sejak tadi malam, yang menyebut bahwa satu dari empat pendiri Diaspora, Ilya Zhitomirskiy, telah meninggal dunia.

Sampai saat ini penyebab kematian Zhitomirskiy masih belum dikonfirmasi. Banyak pihak yang menyayangkan kematiannya, melihat dari usia yang masih sangat muda, yakni 22 tahun.

Diaspora diluncurkan sejak akhir tahun 2010, oleh empat orang mahasiswa New York University, yang salah satunya adalah Zhitomirskiy.

Situs yang disebut banyak mirip dengan Facebook ini, sejak tahun lalu banyak melakukan usaha demi menarik dana dari para investor. Sayang kematian salah satu co-founder nya ini bisa mempengaruhi secara keseluruhan Diaspora itu sendiri.

Source: TechCrunch
More about → Inna lillahi.. Pendiri Pesaing Facebook Meninggal di Usia Muda

Pengguna LinkedIn Capai 131 Juta

Posted by :campuran


LinkedIn Capai 131 Juta, Situs jejaring sosial khusus kalangan bisnis, LinkedIn kini memiiliki pencapaian baru; terdaftar sekira 131 juta anggota baru.

CEO LinkedIn Jeff Weiner mengatakan, kini jejaring sosial yang ia pimpin juga sudah memiliki jutaan grup di dalamnya.

Wener mengatakan bahwa ada lebih dari 15 juta pengguna yang sudah bergabung di jejaring sosial khusus kalangan bisnis tersebut sejak kuartal ketiga 2011. Hal tersebut naik 63% dibandingkan pada periode yang sama tahun 2010.

Selain itu, Weiner juga mengatakan bahwa terjadi peningkatan akses melalui mobile. "Pageview dari mobile ke LinkedIn naik sebesar 400% selama satu tahun terakhir. Secara total, akses mobile dihitung sebesar 13% dari pengunjung LinkedIn," ungkapnya.

Namun meski pencapaiannya tergolong hebat, saham LinkedIn masih kurang 'dilirik'. Buktinya saham LinkedIn di pasar saham saat ini turun sampai 9 persen.
More about → Pengguna LinkedIn Capai 131 Juta

Mencari Rezeki di Situs Chime.in

Posted by :campuran


Selama ini Facebook mendapat miliaran dolar dari jualan iklan di samping konten dengan unggahan 800 juta anggotanya. Sementara penggunanya tak mendapat sepeser pun. Kini Anda juga bisa ‘menambang’ uang.

Ini merupakan pengaturan yang meluas di banyak situs jejaring sosial terbesar. Namun pengusaha Bill Gross berencana mengubahnya. CEO UberMedia yang memiliki beberapa aplikasi jejaring sosial populer itu meluncurkan situs sosial media baru, Chime.in.

Situs itu secara efektif akan membayar pengguna yang berkontribusi di dalamnya. Situs ini memungkinkan individu mengirim foto, tautan, video dan teks dalam dua ribu karakter ‘lonceng’ yang akan memberi pengguna 50% pendapatan dari menjual iklan di laman profil pengguna.

Individu atau merek yang menjual bisa menyimpan semua hasilnya dari iklan. “Akhirnya, minat pencipta konten diselaraskan dengan kepentingan penerbit karena mereka akan mendapat sesuatu atas kerja kerasnya,” kata Gross.

Sebagian besar situs jejaring sosial baru mencoba memikat pengguna menjauhi pesaingnya dengan janji tunjangan yang lebih baik dan fitur lebih maju. Namun Chime.in menggunakan uang tunai untuk memastikan ‘orang punya saham saat menginvestasikan waktunya pada situs ini’.

Insentif fiskal ini berupaya mengatasi masalah yang melekat di tiap sosial media baru, yakni cara menarik pengguna. “Kami mengandalkan upaya jutaan orang untuk mendorong trafik kami,” katanya memaparkan strategi pertumbuhan usaha barunya.

“Kita akan memiliki komunitas yang besar yang dikuratori orang-orang kuat dan mereka akan mengarahkan trafik pada kami dan kami tak perlu mendorong trafik kami sendiri karena orang akan menyadari ada nilai ekonomi disini,” lanjutnya.

Hal serupa bisa ditemui pada YouTube yang ingin meningkatkan kualitas videonya. Situs berbagi video itu menerapkan strategi pembagian pendapatan serupa pada pengguna yang mengunggah konten populer. Meski strategi semacam ini seperti berjudi, Gross yakin uang akan meningkatkan kualitas konten Chime.in.

“Bila uang terlibat, Anda akan mendapat tingkat keseriusan yang tak muncul saat tak melibatkan uang,” katanya. Chime.in juga menawarkan solusi bagi mereka yang belum mengetahui cara memanfaatkan ‘likes’ Facebook atau pengikut Twitter untuk meningkatkan mereknya.

Sejauh ini, Disney, E! Entertainment, Universal Pictures dan Bravo TV telah mendaftar Chime.in untuk membuat laman bermerek mereka sendiri yang akhirnya bisa digunakan menghasilkan keuntungan.

“Selebriti, studio film, acara TV dan perusahaan penerbitan akan membuat laman di sini karena tak seperti laman Facebook, mereka bisa mencapai monetisasi berdekatan dengan konten itu sendiri, tak hanya melalui tautan dan tak semua orang mengikuti tautan yang diunggah di Facebook,” papar Gross.

Gross mengklaim, Chime.in akan berkembang lebih lanjut sebagai situs media sosial yang sudah ada dengan menawarkan desain tanpa ‘gangguan’ dan hanya menunjuk konten relevan.

Situs ini membuat pengguna bisa menandai ‘lonceng’ mereka hingga lima ‘minat’ seperti ‘Apple’ atau ‘arsitektur’ serta membuat orang bisa berlangganan update mengenai topik tertentu berdasarkan aliran ‘lonceng’ tag penulis yang ditambahkan pada tulisan mereka.

Seperti pada Twitter, pengguna saling berlangganan feed satu sama lain meski Chime.in juga menawarkan kendali tambahan atas apa yang muncul dalam ‘garis lonceng’ mereka.

Individu bisa memilih menerima update hanya berkaitan topik tertentu sehingga orang tak akan mendapat hal yang tak diinginkan. “Platform ini bukan hanya mengenai berita mendesak dan berhubungan dengan teman dan kerabat. Situs ini lebih menyelam ke dalam minat Anda,” kata Gross.

“Orang mulai menjauh dari pencarian web untuk bisa terhubung dengan orang lain dan mereka akan memberitahu saya apa yang perlu saya tahu,” lanjutnya. Ide ini memang sangat menarik namun eksekusi yang setidaknya pada versi beta situs ini masih butuh banyak perbaikan.

Chime.in mengklaim, algoritmanya akan ‘membawa konten berkualitas muncul’ dan memprioritaskan ‘lonceng’ terbaik meski mudah membayangkan penipu menemukan cara mempromosikan postingan berkualitas rendah, terutama dengan uang yang dipertaruhkan.

Aspek paling menarik mungkin bukan pada Chime.in melainkan situs seperti Facebook dan Twitter. Saat pengguna mendapat angin penawaran, akankah mereka tetap menggunakan situs jejaring sosial yang tak membagi ‘hasil curiannya’? Pertanyaan terbesar yang muncul setelah keberadaan Chime.in adalah, mengapa Facebook tak membayar saya?
More about → Mencari Rezeki di Situs Chime.in

Salam World Corp, Situs Jejaring Sosial Islami

Posted by :campuran


Salam World Corp, sebuah perusahaan patungan Rusia dan Turki menggaet PT Bank Muamalat Indonesia untuk mengembangkan jejaring sosial Islami. Salam World Corp menggaet bank syariah pertama di Tanah Air tersebut untuk menjadi salah satu mitra guna menopang sektor keuangan perusahaan tersebut, dengan pembuatan account Salam Worl Corp di bank tersebut.

Deputy Chief Finance Officer of Salam World Corp, Aidarbek Khojanazarov, mengungkapkan bahwa pihaknya ingin mengembangkan website pertemanan baru yang sarat akan unsur Islami.

“Juni 2012 nanti kami akan membuat cabang di Indonesia sebagai langkah ekspansi dan meminta Muamalat menjadi mitra untuk pembukaan rekening kami,” katanya.

Jumlah populasi dan ‘ketertarikan’ masyarakat Indonesia dalam situs pertemanan dunia maya menjadikan Indonesia sebagai salah satu market strategis untuk membesarkan website yang nantinya bakal diberi nama yang sama dengan perusahaan tersebut.

Seperti apa ya jejeraing sosial Islami yang akan dibuat? Semoga embel-embel Islami yang dimaksud bukan sekedar disain grafis dengan hiasan kaligrafi semata.

Kita nantikan launchingnya.
More about → Salam World Corp, Situs Jejaring Sosial Islami

Google Tutup Google Buzz

Posted by :campuran


Wakil Presiden Google Bradley Horowitz menyatakan akan menutup aplikasi Google Buzz. Dia menuturkan bahwa pengguna Google buzz masih bisa melihat hasil postingan mereka di profile Google dan mengunduhnya melalui Google Takeout.

"Dalam beberapa pekan lagi, kami akan mematikan aplikasi Google Buzz dan Buzz API, dan lebih fokus ke Google+," ujar Horrowitz melalui blog Google, Senin, 17 Oktober 2011.

Pendiri Google, Larry Page, pekan lalu menuturkan bahwa pengguna Google+ sudah mencapai 40 juta. Ratusan foto sudah dibagikan melalui jejaring sosial ini. "Kami baru saja memulai," ujar Page.

Sementara Google Buzz yang diluncurkan sejak Februari 2010 mulai menurun peminatnya karena diketahui bermasalah dalam soal isu privasi. Sejumlah penggunanya memprotes privasi pengguna aplikasi yang mirip Twitter ini.

Pengguna Google Buzz tak bisa menghalangi orang yang ingin mengikuti status-status mereka. Google terus berusaha memperbaiki isu privasi untuk menambah penggunanya. Sayangnya, sulit untuk membuat daftar pengikut (follower) pengguna Google buzz menjadi privat atau tidak bisa dilihat pengguna lain. Masalah ini kemudian membuat Komisi Perdagangan Federal (FTC) menekan Google untuk meneken "Program Komprehensif Privasi" pada Maret lalu.

Masalah privasi sebenarnya hanya satu masalah. Buzz menjadi kurang diminati karena fitur-fitur yang kurang menarik bagi penggunanya.

Melalui akun Google+, Horowitz menjelaskan lebih detail tentang penutupan Buzz. "Kami rasa sudah datang waktunya untuk memfokuskan energi kami dalam proyek yang memberikan dampak lebih besar," ujar dia.

Horowitz juga menekankan masalah privasi di Google Buzz membuat Google lebih fokus membuat kendali kepada pengguna, khususnya untuk Google+. Dalam fitur Google+ bernama Circle, Google memberikan kemudahan bagi pengguna untuk memilih apakah penggunanya bisa mengakses status dan postingan mereka. "Kami belajar privasi bukanlah fitur, tapi ini adalah fondasi suatu produk," ujar dia.

Tak hanya Buzz yang dipangkas, perusahaan ini juga sudah menutup Google Labs pada Juli lalu. Lalu ada Jaiku, situs yang diakuisisi pada 2007, dan Code Search, situs pencari kode. Keduanya akan ditutup pada 15 Januari 2012.
More about → Google Tutup Google Buzz

Indonesia Tujuan Pertama Kontes IT Travelers Go!

Posted by :campuran


IT Travelers Go! akhirnya resmi dibuka hari ini, Kamis, 14 Oktober 2011. Indonesia menjadi negara tujuan pertama para peserta. Empat kontestan dari Indonesia, yaitu Arief Satriyo Pambudi, Ivan Loviano, Rahmat Hidayat, dan Yasmin Shahab harus bersaing dengan delapan peserta lain dari Vietnam dan India untuk memperebutkan hadiah utama senilai US$ 20 ribu.

Dalam kontes tersebut, para peserta ditantang untuk melakukan traveling selama 21 hari ke empat negara, yaitu Indonesia, India, Vietnam, dan berakhir di Taiwan. Mereka diwajibkan mendokumentasikan hasil perjalanannya dalam bentuk tulisan, foto, dan video yang dimuat dalam blog.

Untuk keperluan ini, para peserta telah dipersenjatai dengan IT Travel Kit yang berisi belasan gadget dari merk IT Taiwan, seperti Acer, Adata, Asus, BenQ, Genius, HTC, dan lain-lain.

Kriteria penjurian yang terbesar adalah popularitas di publik yang mencapai 60 persen. Publik dapat melihat dan memberikan dukungan pada para peserta melalui situs resmi IT Travelers Go, yaitu http://www.ittravelersgo.com, dan juga membagi isi blog para peserta melalui jejaring sosial.

Kontes yang digelar Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) di bawah pengawasan Biro Perdagangan Luar Negeri dan Departemen Ekonomi Taiwan Republic of China ini merupakan salah satu kampanye penggunaan produk IT dari Taiwan.

"Kami ingin secara proaktif mendorong lebih banyak orang untuk mencoba beragam produk IT dari Taiwan, membuktikan keunggulan produk- produk ini dalam menciptakan gaya hidup yang lebih baik dan lebih memuaskan," ujar Walter Yeh, Executive VP Taitra dalam acara pelepasan peserta IT Travelers Go di FX Sudirman, Jakarta.

Perwakilan Taitra untuk Indonesia, James K. J Chen, menyatakan kontes ini diikuti peserta dari tiga negara dengan pertumbuhan pasar IT yang sangat cemerlang saat ini. "Terutama India dan Indonesia," ujarnya usai acara.

Chen juga mengatakan produk IT Taiwan diterima dengan sangat baik di Indonesia. "Misalnya saja untuk laptop dan notebook, produk Acer dan ASUS telah menguasai lebih dari 50 persen pasar di Indonesia," ujarnya.
More about → Indonesia Tujuan Pertama Kontes IT Travelers Go!

Facebook Caplok Friend.ly

Posted by :campuran


Jejaring sosial Facebook mengakusisi layanan media sosial berbasis tanya jawab, Friend.ly.

Dalam keterangan resminya, Facebook menyatakan media sosial yang dibangun pada sebuah start up di Silicon Valley itu resmi dibeli pekan lalu. "Kami ingin layanan ini bisa dinikmati jutaan orang yang tergabung dalam Facebook," tulis Facebook seperti dilansir TechCrunch.

Setelah proses jual-beli selesai, tim Friend.ly akan membangun proyek baru dengan Facebook. Tetapi, seiring pengembangan proyek tersebut, Friend.ly tetap melayani penggunanya.

Dalam catatan penggunaannya, ternyata Friend.ly memiliki riwayat yang hampir sama seperti Facebook. Ketika diluncurkan pada April lalu, media sosial berbasis tanya-jawab ini mampu menarik jutaan pengguna.

Saat ini, total aset dan modal friend.ly sebanyak US$ 5 juta. Dana itu diperoleh dari para pemilik modal, yakni Lightspeed Ventures, Balderton Capital, SoftTechVC, dan lainnya.
More about → Facebook Caplok Friend.ly

Tampilan News Feed Baru Facebook

Posted by :campuran


Facebook kembali melakukan perubahan pada situsnya. Tampilan News Feed dirombak raksasa jejaring sosial ini sedemikian rupa agar lebih menarik dan memberikan keleluasaan lebih bagi para penggunanya.

Perubahan ini efektif sejak kemarin dan cukup mengejutkan sebagian pengguna. Banyak yang tidak tahu sebelumnya jika Facebook akan mengubah tampilan News Feed seperti sekarang.

Ditambah lagi, perubahan yang tampaknya masih dalam tahap pengujian tersebut terjadi sebelum konferensi f8. Facebook memang sudah mengumumkan bahwa di konferensi ini, mereka akan merombak habis tampilan Facebook.

Beberapa perubahan itu antara lain, semua update kini ada dalam satu tempat--sebelumnya dipisahkan dengan tombol Most Recent dan Top Stories--dengan update yang dikategorikan paling menarik ditempatkan di bagian teratas.

Facebook juga menandai update yang masuk dalam kategori Top Stories dengan sudut berwarna biru di sebelah kiri setiap update tersebut. Perubahan lain yang begitu kentara adalah kehadiran Ticker, demikian Facebook menamakannya.

Ticker terletak di sebelah kanan halaman akun si pengguna, memungkinkan mereka melihat seluruh aktivitas yang dilakukan teman-teman Facebook secara real-time.

Selanjutnya, perhatikan update foto. Facebook kini memperbesar ukurannya sehingga tampak lebih jelas dan nyaman dilihat selagi pengguna asyik bernavigasi.

Keseluruhan perubahan News Feed ini, tampaknya merupakan pengembangan dari fitur 'Friend List' yang diuji Facebook awal bulan ini. Mereka bisa mengatur konten apa saja yang tampil di News Feed mereka menggunakan Friend List.

Bagi yang masih bingung dan ingin tahu lebih banyak mengenai perubahan ini, Facebook menampilkan tautan Help Center yang akan tampak di News Feed saat pertama kali pengguna membuka Facebook.

Lagi-lagi, perubahan bisa saja menimbulkan pro dan kontra. Sebagian pengguna merasa senang dengan tampilan baru ini, namun tak sedikit pula yang mengeluh. Bagi sebagian pengguna, tampilan baru ini tampak ribet dan memusingkan.
More about → Tampilan News Feed Baru Facebook

Google+ Dibuka Bebas

Posted by :campuran


Setelah sekitar 90 hari cuma bisa digunakan untuk kalangan terbatas, situs jejaring sosial Google+ akhirnya dibuka bebas. Pesaing Facebook itu pun mempersilakan para pengguna internet yang ingin mendaftar.

Sejak kemunculannya pada 28 Juni lalu, Google+ hingga kemarin memang hanya bisa digunakan bagi segelintir orang melalui sebuah undangan (invitation). Meskipun diakui Google, undangan tersebut belakangan menjadi lebih mudah.

Namun tetap saja lantaran masih dalam taraf uji coba, kala itu Google+ belum sepenuhnya membuka diri bagi para pengguna internet yang penasaran.

"Tugas kami belum selesai, namun dengan inovasi yang telah dilakukan sejauh ini, kami siap untuk melangkah maju dari versi trial menjadi beta, serta memperkenalkan fitur ke 100 kami, buka dan daftarlah," tukas Google Senior Vice President of Engineering Vic Gundotra.

"Kini setiap orang bisa mengunjungi Google plus untuk bergabung dengan proyek ini dan terhubung dengan orang-orang yang memiliki kepedulian yang sama," lanjutnya.

Ya, asa untuk menantang hegemoni Facebook kian mantap dilancarkan Google+. Dan mereka pun sejatinya punya modal untuk itu. Terlebih dengan embel-embel nama besar sang raksasa internet Google dan tawaran pengalaman baru berjejaring sosial.

Hanya saja tugas berat masih menanti Google+ dalam rangka misi mengejar Facebook. Terutama untuk urusan jumlah pengguna, dimana saat ini situs besutan Mark Zuckerberg itu sudah memiliki kekuatan lebih dari 750 juta pengguna.
More about → Google+ Dibuka Bebas

Facebook Tiru Pengelompokan Teman ala Google+

Posted by :campuran



Jejaring sosial Facebook tak mau ketinggalan dengan rival barunya Google+. Situs besutan Mark Zuckerberg ini akan menguji sejumlah perubahan di halaman beranda Facebook. Pengubahan yang kentara adalah penyaring daftar teman dan daftar cerdas (smart list) yang secara otomatis mengkategorisasi teman-teman penggunanya.

Kategorisasi ini tampaknya akan membagi isi beranda Facebook seperti Google+ dengan circle-nya. "Penyaring info ini mempermudah untuk melihat update terbaru teman-teman dalam satu tempat dan membaginya secara eksklusif dengan mereka," tulis penjelasan Facebook terhadap fitur baru tersebut.

Pengubahan yang paling menarik adalah apa yang disebut daftar cerdas (smart list). Daftar ini akan secara otomatis membagi teman-teman di Facebook berdasarkan pekerjaan, sekolah, dan yang tinggal sekitar 50 mil dari kota penggunanya.

Fitur daftar cerdas tentunya akan memudahkan untuk memperbarui status kepada kolega Anda atau hanya sebatas membicarakan pesta lokal di lingkungan anda.

Apa yang diubah Facebook ini tampaknya merespon Google+ yang sudah lebih dulu memiliki fitur circle. Konten circle ini memudahkan untuk membagi status terbaru kepada kelompok yang lebih kecil. Facebook sebenarnya sudah memiliki fitur daftar teman sejak awal, tapi ternyata tak sampai 5 persen yang menggunakannya.
More about → Facebook Tiru Pengelompokan Teman ala Google+

Inilah Pesaing Facebook, Twitter & Google+

Posted by :campuran



Kondoot.com merupakan jejaring sosial berbasis di sekitar live streaming video yang diluncurkan bulan lalu secara diam-diam. Jejaring sosial baru ini sedang membuat percikan di ranah web. Kepala teknologi paling cemerlang Brisbane bergabung untuk menciptakan jejaring sosial baru guna mengalahkan raksasa Twitter, Facebook dan Google.

Pengguna dari lebih dari 100 negara telah mendaftar, dengan minat terbanyak muncul dari Amerika Serikat (AS). Pengguna bisa ‘berteman’ dengan orang yang lain, seperti Facebook namun titik utama perbedaannya terletak pada banyaknya pilihan streaming video.

Kondoot membuat penggunanya mampu menyiarkan video dari rumah atau tempat bekerja langsung ke seluruh dunia. “Panggilan video dan chat teks juga bisa ditemui di jejaring social ini,” ujar juru biacara Kondoot Nathan Hoad.

Selain itu, pengguna bisa mengunggah fitur tersebut ke profilnya, lanjutnya. Jejaring social ini memiliki misi untuk menghubungkan orang dan video menjadi salah satu cara untuk melakukannya, ujarnya.

“Kami merasa kami bisa membuat ‘percikan’ besar dalam adegan media sosal,” lanjutnya. Hoad (24) yang merupakan salah satu tim programmer mengatakan, Kondoot merupakan campuran fitur terbaik situs media sosial utama.

“Kebanyakan jejaring sosial yang ada hanya melakukan hal yang mereka sajikan dan tak ada satu orang pun benar-benar bisa diatasi lebih dari itu,” katanya. Misalnya YouTube, situs besar berbagi video ini khusus melayani video namun tak cukup bagus dalam melayani sisi sosial.

“Kami pun menambahkannya pada dimensi yang lain,” ujarnya. Tim beranggotakan 10 orang itu bekerja penuh pada situs bisnis, hukum dan kebutuhan TI yang saat ini bekerja 18 jam sehari guna mengembangkan fitur baru.

Sudah lebih dari satu tahun dalam pembuatan jejaring sosial tersebut namun anggota tim yang tak membagi informasi telah berhasil menjaga ide mereka tetap tersembunyi hingga kini. “Jejaring sosial ini dimulai dari sebuah ide di sekitar April tahun lalu,” kata Hoad.

Beberapa di antara kami berkumpul untuk melihat adanya kemungkinan itu dan sejak Juni, makin banyak anggota yang bergabung seiring upaya kami membuat prototip dari jejaring sosial ini, paparnya.

Media sosial menjadi revolusi di seluruh dunia dan Facebook yang baru-baru ini mengumumkan kemampuan video chat barunya, kini mengaku telah memiliki lebih dari 750 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia.

Google yang juga berjuang di pasar ini, pada Juni lalu memperkenalkan Google + yang kini telah memiliki lebih dari 25 juta pengguna. Mari kita ‘pertempuran’ di ranah jejaring sosial ini.

More about → Inilah Pesaing Facebook, Twitter & Google+

Glassboard, Jejaring Sosial Yang Menjamin Privasi

Posted by :campuran



Situs jejaring sosial mobile yang menjamin privasi, Glassboard adalah aplikasi jejaring sosial mobile baru. Pembuatnya, Sepia Labs, menciptakannya dengan mementingkan privasi. Dengan sarana ini orang jadi lebih bisa mengontrol privasi tidak seperti di Facebook.

Aturan dan cara menggunakan Glassboard sangat mudah, hanya orang yang membuat board-lah yang bisa mengundang atau membuang anggota-nya, atau bahkan menghapus board itu.

Board adalah grup komunitas seperti circle pada Google+. Jika Anda bukan anggota board, Anda tidak akan bisa browse atau search keberadaan board itu. Jadi privasinya terjamin dan info di dalamnya terbatas.

Glassboard sepenuhnya dibuat untuk komunikasi. Di sini, segala notfikasi bisa dimatikan dengan fitur Quiet Hours. Yang bagusnya, di Glassboard kita bisa menyembunyikan keanggotaan.

Di profil Anda tidak akan ada keterangan apapun tentang board yang Anda ikuti, atau orang-orang yang tercatat sebagai anggota board tertentu.

Anggota board yang Anda ciptakan juga bisa Anda atur sendiri, jadi kalau ada yang mengganggu bisa Anda singkirkan. Glassboard tersedia gratis untuk iOS, Android dan Windows Phone 7.
More about → Glassboard, Jejaring Sosial Yang Menjamin Privasi

Cara Menjadi Anonim di Facebook

Posted by :campuran



Ingin menjahili teman di Facebook? Fitur ini memungkinkan Anda menulis komentar secara misterius dengan identitas anonim.

Dengan menggunakan Defaceable, Anda bisa mengomentari wall Facebook teman Anda secara anonim. Caranya, Anda harus mengunduh dan meng-install Defacable. Defacable bekerja membaca kode HTMLdan mengekstraksi IDkomentar, serta mengecek database-nya.

Jika sudah di-install, buka Facebook, dan lihatlah bagian bawah posting wall teman Anda. Setelah link “Like, Comment, dan Share,” ada link “Deface ”. Klik tulisan Deface itu, dan tulislah komentar.

Hasilnya, komentar Anda akan terpublikasi dengan nama dan gambar buah-buahan.

Namun sistem penyembunyian identitas ini tak sepenuhnya anonim, jadi fitur ini tidak bisa digunakan untuk berbuat jahat. Identitas Anda akan diketahui orang lain yang juga menggunakan Defacable.
More about → Cara Menjadi Anonim di Facebook

Like di Facebook, Haram di Jerman

Posted by :campuran



Warga Jerman tak boleh meng-klik tombol “like” di Facebook. Kenapa?

Pemerintah negara bagian Schleswig-Holstein di Jerman memerintahkan semua lembaga pemerintah dan warganya untuk tidak meng-klik tombol “Like” di Facebook, dan harus menutup halaman fan Facebook, karena melanggar hukum privasi data di Jerman dan Eropa.

Pernyataan resmi dari lembaga Independent Centre for Privacy Protection, Jerman, mengatakan, informasi “like” yang diperoleh dari pengguna Facebook di Jerman, dikumpulkan Facebook Pusat, dan proses itu sebenarnya bertentangan dengan hukum privasi di Jerman.

Tidak hanya itu, bahkan warga Jerman juga dilarang membuka akun Facebook. Seperti ditulis di rilisnya, "Barang siapa membuka facebook.com, akan dilacak perusahaan tersebut selama dua tahun."

Patrick Noyes, juru bicara Facebook berkomentar, “Kami menolak dituduh sebagai tidak sejalan dengan hukum perlindungan data Uni Eropa. Tombol 'Like' adalah fitur populer … yang telah menguntungkan kalangan bisnis dan individu.”

Tapi pihaknya mengaku tetap akan me-review materi dari Independent Centre for Privacy Protection.
More about → Like di Facebook, Haram di Jerman

Retweet dan Sexting Masuk Kamus Oxford

Posted by :campuran



Ratusan kata baru dimasukkan ke dalam kamus bahasa Inggris Oxford. Di antara 400 kata yang menambah perbendaharaan kata Concise Oxford English Dictionary, kata retweet, sexting dan cyberbullying masuk ke dalamnya.

Dicantumkannya kata-kata berbau situs jejaring dan teknologi tersebut merupakan langkah yang dilakukan Oxford untuk tetap update. "Beberapa subyek merupakan kata-kata berbau teknologi dan kata slang," tutur Angus Stevenson dari Oxord University Press.

Retweet sendiri adalah kata yang dipakai di Twitter untuk berbagi informasi. Texting lebih mengarah ke aksi pengiriman konten berbau pornografi melalui pesan singkat atau SMS serta cyberbullying adalah aksi penghinaan di dunia maya.

Kini, Concise Oxford English Dictionary telah memiliki lebih dari 240.000 kata. Selain kata-kata di atas, pada tahun ini pula Oxford English Dictionary Online menambahkan kata OMG dan LOL ke dalam daftar kata-kata berbahasa Inggris.

Dengan hadirnya kata-kata itu di kamus Oxford edisi ke-12, memperlihatkan pengakuan bahwa teknologi dan media sosial sangat berpengaruh dalam bahasa Inggris
More about → Retweet dan Sexting Masuk Kamus Oxford

Yang Baru dari Foursquare

Posted by :campuran



Di Foursquare, kita tak lagi hanya bisa check in lokasi, tapi bisa juga check in ke berbagai acara.

Dengan Foursquare, kita bisa check in di lokasi manapun seperti restoran, bioskop, tempat hiburan, atau tempat umum lainnya. Tapi sekarang tak hanya lokasi, kita juga bisa check in ke suatu acara yang tengah berlangsung.

Foursquare menambahkan database baru, bukan hanya lokasi, tapi juga acara. Kalau kita nonton konser musik, nonton pertandingan olah raga, atau bioskop, kita bisa saling berbagi kepada orang-orang lain yang datang ke acara yang sama.

Untuk fitur baru ini, Foursquare bekerja sama dengan ESPN, MovieTickets, dan situs konser Songkick
More about → Yang Baru dari Foursquare